Jakarta, 26 Mei 2023
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk segera menyelesaikan vaksinasi COVID-19. Sekarang orang bisa mendapatkan semua jenis vaksin COVID.
Situasi saat ini adalah virus COVID-19 masih bermutasi dan menyerang manusia. Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit meminta kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Rumah Sakit dan Direktur, serta Kepala Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk memfasilitasi pemberian vaksin COVID-19 di wilayah masing-masing. daerah.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammad Syahril menegaskan, untuk melengkapi dosis primer dan booster, masyarakat dapat menggunakan vaksin COVID apa saja yang tersedia.
“Intinya vaksin apapun bisa digunakan untuk dosis 1, 2, 3, 4. Kalau booster masih 6 bulan lagi,” kata dr. Syahril.
Menurut laporan hasil uji klinis berbagai platform vaksin COVID-19, secara umum titer antibodi individu (imunitas/imunitas) menurun enam bulan setelah imunisasi kedua.
“Oleh karena itu perlu diberikan booster untuk meningkatkan titer antibodi untuk perlindungan jangka panjang,” ujar dr. Syahril.
Tidak hanya itu, hingga saat ini cukup banyak masyarakat yang belum mendapatkan dosis primer lengkap vaksin COVID-19. Yang lain lagi telah menerima dosis utama tetapi bukan dosis penguat.
“Pemanfaatan berbagai vaksin COVID yang tersedia dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melengkapi dosis vaksin COVID-19,” ujarnya.
Dr Syahril mengatakan pada prinsipnya vaksin terbaik adalah vaksin yang ada saat ini dan dapat diberikan dengan menggunakan platform vaksin COVID-19 yang telah mendapatkan EUA atau NIE dari Badan POM.
“Oleh karena itu, orang yang belum menyelesaikan dosis primer dan dosis berikutnya atau dosis booster dapat divaksinasi COVID-19 dengan menggunakan vaksin yang sudah ada,” kata dr. Syahril.
Masyarakat dapat mendatangi lembaga layanan kesehatan atau pos pelayanan vaksinasi terdekat di kotanya untuk mendapatkan vaksin lengkap dan booster dosis kedua.
Pembaruan Vaksinasi COVID-19
Pesan tersebut disiarkan oleh Badan Komunikasi dan Layanan Kemanusiaan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut hubungi nomor hotline Halo Kemenkes 1500-567, SMS 081281562620 dan email contact@kemkes.go.id (D2).
sekretaris komunikasi dan layanan publik
dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

